Baiklah, bagian kedua dari artikel ini akan membahas kenapa MeeGo yang didevelop oleh Intel dan Nokia tenryata malah ditinggalkan begitu saja. Padahal antusiasme calon konsumen untuk MeeGo ini ga b isa dipandang sebelah mata, bisa dilihat di artikel ini yang membahas tentang hands on Nokia N9, smartphone besutan Nokia ber-OS MeeGo.

MeeGo by Intel and Nokia

MeeGo yang sengaja dibrojolkan untuk menjegal iPhone tergolong masih baru, sebagai gambaran aja ya, iPhone pertama kali brojol di tahun 2007. Sedangkan Nokia N9, baru akan brojol tahun ini, ada jeda 4 tahun. Sekarag iPhone udah sampe generasi ke-4. Dengan market share sekitar 25% di tahun 2011. Sedangkan MeeGo? Beuuhh, brojol juga belooon..

Di bawah kepemimpinan CEO lama, rencana Nokia adalah membrojolkan 3 ponsel pintar MeeGo sampai dengan 2014, berarti 1 taun kira-kira ada 1 ponsel MeeGo dari nokia, mirip kan sama strateginya Apple? Dari tahun 2007 sampai 2011 Apple udah menelurkan 4 macam iPhone. Namun dalam pemikiran Stephen elop, Nokia bukanlah Apple, Apple mmeproduksi sendiri hardware dan software semua produknya, itu yang membuat dia unik. Dan Nokia tidak seperti itu, butuh waktu lama kalo Nokia mau mengikuti jejaknya Apple, massive investment as well..

Anyway, maka dari itu Elop berpikir, pilihannya adalah kerja sama dengan Google dengan Android OS, atau Microsoft dengan WP7-nya. Nokia telah mencoba bernegosiasi dengan Google, sayangnya menemui jalan buntu, Elop mengatakan bahwa kalo Nokia kerja sama sama Google, Nokia ibaratnya cuma jadi supplier Android OS aja, jadi ga bisa melakukan inovasi-inovasi lain, dan itu bukan Nokia.

Akhirnya pilihan pun jatuh ke WP7, walaupun OS ini masih baru tapi OS ini unik dan beda dari yang lain, Elop sangat percaya diri pilihannya tepat. Tapi bukan berarti tanpa masalah. Dulu sebelum menjadi CEO Nokia, Elop adalah salah satu direktur sebuah divisi di Microsoft. Lhaa, bisa kan menghubungkan sendiri? Elop jadi kayak double agent dong? Ga tau sih kalo masalah ini, jawabannya bisa iya atau tidak, terserah deh mau nganggep gimana 😀

Windows Phone 7

Anyway, Nokia resmi bekerja sama dengan Microsoft dan produk smartphone mereka seharusnya akan siap dilepas di pasaran sekitar akhir tahun ini dengan kode “Sea Ray”

Kita tunggu aja gimana akhir dari kerja sama antara dua raksasa ini, Nokia dengan hardware resources-nya dan Microsoft dengan software resources-nya. Kalo berhasil, maka persaingan akan semakin ketat dan yang diuntungkan pasti konsumen. Kalo gagal, well.. Ucapkan selamat tinggal Nokia 😛

Kalo saya sendiri sih, jujur aja lebih excited sama Nokia N9 daripada Nokia “Sea Ray”.

Let’s just wait n see aja dah.. Ciao..

Iklan